Airlangga: Hampir Semua Daerah di Level 1, Pemerintah Tetap Lanjutkan PPKM Sebulan ke Depan

Airlangga: Hampir Semua Daerah di Level 1, Pemerintah Tetap Lanjutkan PPKM Sebulan ke Depan

Jakarta, BreakingNEWS.vip – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, kondisi pandemi Covid-19 terpantau cukup terkendali dan stabil di berbagai wilayah Indonesia. Kendati, pemerintah tetap berhati-hati. Karenanya, pemerintah tetap menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk satu bulan ke depan.

“Sejak liburan Idulfitri sebulan yang lalu tidak terjadi lonjakan kasus baru. Namun demikian hal itu tidak mengurangi kewaspadaan kita,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/6/2022).

Tetap diberlakukannya PPKM, terang Airlangga, selaras dengan arahan Presiden RI Joko Widodo agar tetap melaksanakan PPKM di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di wilayah luar Jawa-Bali. Pelaksanaan PPKM di masing-masing wilayah tersebut disesuaikan dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan Level Asesmen yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, dengan mempertimbangkan dinamika perkembangan kasus di lapangan.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menjelaskan, kondisi pandemi di luar Jawa-Bali juga masih terjaga cukup baik. Dari sejumlah 386 Kabupaten/Kota di luar Jawa Bali, sebanyak 385 Kabupaten/Kota berada pada Level 1, dan hanya 1 Kabupaten yakni Kabupaten Teluk Bintuni yang berada di Level 2.

“Hal ini menunjukkan bahwa Level Asesmen di seluruh wilayah cukup stabil, yang terlihat pula dari level asesmen untuk seluruh Provinsi di Luar Jawa Bali dengan Transmisi Komunitas di Level 1,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Golkar menjelaskan bahwa kriteria PPKM saat ini hanya akan memperhitungkan kriteria dan data Transmisi Komunitas (Laju Penularan) dari Kementerian Kesehatan, dan tidak memperhitungkan kriteria Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Lansia, yang relatif sudah cukup tinggi di sebagian besar daerah.

“Untuk mengatur Kembali perpanjangan PPKM di luar Jawa-Bali, Pemerintah telah menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2022. Aturan tersebut mulai berlaku sejak 7 Juni sampai 4 Juli 2022 atau sekitar satu bulan, namun ini dapat diubah sewaktu-waktu sesuai kondisi yang terjadi di masyarakat,” tutur Airlangga.

Selain itu, mengikuti Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 19 Tahun 2022, maka pintu masuk untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) ditambahkan sejumlah 6 Bandara untuk keberangkatan dan kepulangan pelaku ibadah Haji.

Sementara itu, untuk pelabuhan laut yang digunakan yaitu seluruh pelabuhan laut internasional sesuai pertimbangan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )