Airlangga Hartarto: 2021, Golden Moment Pertumbuhan Ekonomi

Airlangga Hartarto: 2021, Golden Moment Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA, BreakingNEWS.vip – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah menatap optimistis pemulihan ekonomi di 2022, karena tahun depan dinilainya memiliki momen emas untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional secara optimal.

“Ini adalah golden moment indonesia untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Kestabilan politik kita lihat agenda politik akan terjadi pada tahun 2024, dan akan masuk pada 2023. Ini menjadi golden moment untuk menggenjot pertumbuhan di tahun 2022,” tutur Airlangga Hartarto dalam Kompas CEO Forum 2021 bertema Ekonomi Sehat 2022, Kamis (18/11/2021).

Kendati demikian, Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Goolkar, tidak memungkiri bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dan mengibaratkannya seperti tikungan di sirkuit mandalika, karena memicu adrenalin.

Tantangan tersebut dari sisi pandemi Covid -19, namun pemerintah terus berupaya memitigasi dampak pandemi dan mengambil kebijakan terbaik untuk menanganinya. Selain itu, ada tantangan terkait hubungan geopolitik antara Tiongkok dan Amerika serta inflasi yang tinggi atau (high) inflation di negara maju. Hal ini dapat mempengaruhi ekonomi domestik.

“Walau masih ada tikungan, seperti sirkuit Mandalika mendorong Adrenalin,. Bahkan kebetulan AS juga ada rencana tapering, dan kedepan dengan super commodity harga energi menjadi lebih tinggi yang berakibat pada APBN terutama terkait dengan utilitas listrik maupun subsidi energi,” ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu.

Karenanya, kata Airlangga Hartarto, ke depan pemerintah akan tetap menjaga dan mengendalikan pandemi Covid-19. Itu bertujuan untuk mengamankan pencapaian positif yang terjadi saat ini. Salah satunya ialah dengan melakukan pengetatan aktivitas pada momen libur natal dan tahun baru (nataru).

“Saya sampaikan bahwa situasi tahun lalu dan tahun ini berbeda. Karena tahun lalu menjelang nataru tidak ada yang tervaksinasi. Jadi nataru tahun ini berbeda namun kita tidak boleh kendor,” terang Airlangga Hartarto.

Adapun pemerintah menetapkan pada momen nataru akan memberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan itu akan diterapkan mulai 24 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.

Hal itu menurut Airlangga Hartarto, merupakan langkah mitigasi yang diambil pemerintah untuk menjaga momen pemulihan ekonomi dan pengendalian pandemi yang efektif.

“Jadi kita tidak mau ambil risiko dengan harapan kita bisa melampaui tikungan pertama, maka situasi ekonomi di Januari kita bisa terus dorong,” terang Airlangga Hartarto.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )