Airlangga Hartarto Pemerintah akan Beri Subsidi Pupuk pada Petani

Airlangga Hartarto Pemerintah akan Beri Subsidi Pupuk pada Petani

Jakarta, BreakingNEWS.vip – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan subsidi pupuk pada para petani. Kenaikan harga pupuk tentunya merisaukan petani. “Kita akan perhatikan terus dinamika yang terjadi di sektor pertanian ini,” ujar Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/4/2022).

Saat ini harga pupuk mengalami kenaikan. Dilihat dari penggunaan dalam negeri, ada yang subsidi dan non subsidi. “Nah tentu akan ada pembatasan terkait dengan komoditas, prioritasnya padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabai, tebu rakyat, dan kakao. Dan pupuk yang disubsidi dibatasi urea dan MPK,” ujar Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu.

Ia menyebut, harga pupuk urea mengalami kenaikan harga. Kemudian pupuk jenis Potasium dan KCL yang masih diimpor oleh Indonesia, salah satunya berasal dari Ukraina, yang kini masih terlibat perang dengan Rusia.

Airlangga mengingatkan agar subsidi pupuk tepat sasaran, para petani bisa menerima pupuk sehingga harga pupuk tidak membuat kelangkaan pupuk dan tentunya pada akhirnya tidak mendorong ketersediaan pangan yang aman.

Sebelumnya, pemerintah menyampaikan kabar gembira berupa pemberian bantuan sosial (bansos) baru kepada masyarakat pada tahun 2022 ini, akibat dampak pandemi Covid-19 belum berakhir dan pertumbuhan ekonomi nasional belum stabil imbas kisruh geopolitik Rusia-Ukraina.

Bantuan sosial terbaru tersebut berlaku bagi para pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta per bulannya, berbentuk bantuan subsidi upah (BSU). Meski demikian, Airlangga belum menjelaskan kapan BSU Rp1 juta per orang tersebut akan mulai dicairkan kepada para penerima sesuai sasaran.

Selain itu, pemerintah masih akan mengucurkan bansos lainnya, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng, subsidi pupuk, Kartu Prakerja, dan BLT dana desa.

“Pemerintah memberikan subsidi langsung terkait kartu sembako 18,8 plus PKH tambahan Rp2 juta. Juga ditambahkan dengan bantuan minyak goreng Rp300 ribu untuk 3 bulan atau 100 ribu per bulan diberikan dalam 3 bulan. Dan diharapkan dalam bulan Ramadan bisa diberikan, kemudian ada program BLT dana desa terus dilanjutkan,” jelas Ketua Umum Partai Golkar.

Bantuan lainnya, imbuh Airlangga, telah ada usulan untuk kembali menggelontorkan Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) yang akan diagendakan. Besarannya masih sama, yakni Rp600 ribu per penerima yang menyasar sekitar 12 juta penerima.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )