Airlangga Hartarto: Program Kartu Prakerja 2021 Resmi Ditutup, Sampai Jumpa di 2022

Airlangga Hartarto: Program Kartu Prakerja 2021 Resmi Ditutup, Sampai Jumpa di 2022

JAKARTA, BreakingNEWS.vip – Program Kartu Prakerja tahun 2021 resmi ditutup pada Rabu (15/12/2021) pukul 23.59 WIB. Program semi bantuan sosial (bansos) ini akan kembali dilanjutkan tahun 2022 pada batch 23.

Pada tahun ini total terdapat 11 batch telah dibuka yaitu batch 12 hingga batch 22, dan telah menjaring 5,93 juta peserta. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, sejak dibuka pada April 2020, Kartu Prakerja didesain untuk menjadi layanan publik untuk memberikan dampak seluas-luasnya. Seluruh provinsi di Indonesia termasuk di dalamnya 514 kabupaten/kota telah terjangkau program ini.

“Kita akan memulai Kembali Program Kartu Prakerja ini pada akhir Januari atau awal Februari 2022 pada gelombang 23 dengan total anggaran Rp11 triliun,” kata Airlangga Hartarto.

“Sampai jumpa di tahun 2022. Saya mengajak bapak/ibu untuk terus melangkah maju mewujudkan pemulihan ekonomi uang inklusif, berdaya tahan dan berkesinambungan,” ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu saat konferensi pers Penutupan Seri Program Kartu Prakerja Tahun 2021 secara daring.

Airlangga Hartarto menjabarkan, terdapat 79 juta orang pendaftar Kartu Prakerja yang berasal dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota selama 2021. Total penerima untuk gelombang 12-22 adalah 5,9 juta orang dengan 5,8 juta atau 98 persennya telah menyelesaikan pelatihan.

Dari total yang telah menyelesaikan pelatihan itu, 5,7 juta di antaranya telah mendapatkan insentif dengan total insentif mencapai Rp13,6 triliun.

“Saya mengapresiasi berbagai capaian program dalam pelaksanaannya, tata kelola serta efektivitas program dalam kondisi yang penuh tantangan ini,” terang Ketua Umum Partai Golkar.

Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa sistem Kartu Prakerja mendapat gelar best pratice dari KPK karena mempunyai tata kelola yang baik dan bisa dijadikan contoh bagi program-program lainnya. Selain itu, survei IPSOS menunjukkan Kartu Prakerja merupakan program di masa pandemi yang paling banyak diterima dan paling bermanfaat.

“Kartu Prakerja mendorong keberkerjaan dan kewirausahaan, ini terlihat dari penerima Kartu Prakerja dari tidak bekerja menjadi bekerja baik sebagai buruh pegawai dan wirausaha,” kata Airlangga Hartarto.

Untuk semester I 2022, Program Kartu Prakerja akan dilaksanakan dengan menggunakan skema semi bansos pelatihan online. Untuk semester II menggunakan skema normal pelatihan offline dan online.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )