Airlangga: PSN Tingkatkan Investasi dan Bermanfaat untuk Pengambangan Wilayah

Airlangga: PSN Tingkatkan Investasi dan Bermanfaat untuk Pengambangan Wilayah

JAKARTA, BreakingNEWS.vip – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keberadaan proyek strategis nasional terbukti meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja bagi rakyat Indonesia.

Di tengah pandemi Covid-19, proyek strategis nasional yang sudah selesai menciptakan lebih dari 11 juta tenaga kerja, baik langsung maupun tidak. Pembangunan PSN di berbagai sektor memiliki manfaat terhadap pengembangan wilayah dan perekonomian daerah serta nilai tambah industri.

“Kami harap penyelesaian PSN dapat menimbulkan multiplier effect secara sosial dan ekonomi yg terus bertambah seiring percepatan penyelesaian berbagai proyek strategis ke depan,” ucap Airlangga Hartarto dalam keterangan resminya, Kamis (16/12/2021).

Diketahui, berdasarkan Permenko No. 7 Tahun 2021, terdapat 208 Proyek dan 10 Program PSN dengan nilai investasi sekitar Rp 5.698,5 Triliun. Airlangga Hartarto mengatakan PSN yang tersebar di berbagai wilayah diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur secara langsung dan mengurangi kesenjangan pertumbuhan pendapatan per kapita dan kesejahteraan antar daerah dalam jangka panjang.

“Percepatan penyelesaian berbagai PSN yg dilakukan, kami dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) akan terus mengawal dan melakukan upaya penyelesaian dan persoalan dari pelaksanaan dari 208 proyek dan 10 program dalam proyek PSN,” jelas Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu.

Dari data KPPIP, ada 28 proyek strategis nasional (PSN) akan selesai di akhir tahun 2021. Sejak tahun 2016 sampai dengan November 2021, sebanyak 124 PSN Selesai dengan nilai investasi Rp 626,1 triliun.

Selama Januari 2020 sampai November 2021, terdapat 32 PSN yang berhasil diselesaikan senilai Rp 158,8 triliun. Hingga akhir 2021, diestimasi ada tambahan 8 proyek senilai Rp 94,3 triliun, sehingga total proyek yang berhasil diselesaikan selama 2020-2021 diperkirakan sebanyak 40 PSN senilai Rp 253,1 triliun.

Dari keseluruhan 32 PSN yang selesai tersebut, yakni ada 12 PSN pada 2020 senilai Rp 123,1 triliun, dan 20 PSN pada Januari – November 2021 dengan nilai Rp 35,7 triliun. Adapun sampai Desember 2021, KPPIP mengestimasi akan ada tambahan 8 proyek lagi didorong penyelesaiannya senilai Rp 94,3 triliun.

“Sehingga total menjadi 28 PSN yang akan selesai senilai Rp 130 triliun sepanjang 2021. Untuk tahun 2022, KPPIP mengestimasikan akan ada 29 PSN dapat selesai,” terang Airlangga Hartarto.

Mayoritas proyek-proyek berskala besar yang pembangunannya dimulai pada tahun 2016 saat ini sudah beroperasi secara penuh. Percepatan pelaksanaan PSN berdampak langsung terhadap penyerapan investasi dan tenaga kerja.

Di tengah keadaan pandemi, PSN yang sudah selesai sejak 2016 telah menciptakan lebih dari 11 juta tenaga kerja langsung maupun tidak langsung.
“Penyelesaian PSN sebagai agenda strategis dan prioritas untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid – 19,” ucap Ketua Umum Partai Golkar.

Proyek Strategis Nasional ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan Pulau Jawa sebesar Rp 1.969,8 triliun atau 34,57%, Sumatera Rp 778,4 triliun (13,66%), Maluku dan Papua Rp 566,6 triliun (9,94%), Kalimantan Rp 505,8 triliun (8,87%), Sulawesi Rp 276,9 triliun (4,85%), Bali dan Nusa Tenggara Rp 58,6 triliun (1,03%), dan sisanya program dan proyek skala nasional Rp 1.542,4 triliun atau 27,06% dari keseluruhan PSN.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )