Demo KPK, Tuntut Tangkap Harun Masiku

Demo KPK, Tuntut Tangkap Harun Masiku

JAKARTA, BreakingNEWS.vip — Para pegiat antikorupsi berencana menggelar demo ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka menuntut komisi antirasuah menangkap Harun Masiku, kader PDIP yang buron setelah lolos dari operasi tangkap tangan KPK hampir dua tahun silam.

KPK dinilai tidak punya nyali untuk memenjarakan penyuap komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan sebesar Rp 850 juta untuk lolos menjadi anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antarwaktu di KPU.

“Kami akan bergerak ke KPK akhir pekan ini,” kata Rofik, koordinator aksi, kepada media Rabu (6/10/2021).

Rofik mendesak KPK segera menangkap Harun Masiku. Termasuk keterlibatan sejumlah petinggi politik dalam kasus suap tersebut. Firli Bahuri dan pimpinan KPK lainnya diminta untuk tidak tebang pilih dalam penegakan hukum.

“KPK bisa bertindak tegas terhadap Azis Syamsudin, tetapi melempem untuk kasus Harun Masiku karena ada indikasi dilindungi oleh petinggi partai,” tegas Rofik. Azis Syamsudin, kader Partai Golkar yang wakil ketua umum DPR, ditangkap KPK pada 25 September 2021 lalu atas dugaan keterlibatannya pada tiga perkara suap.

Terkait Harun Masiku, keberadaannya masih menjadi teka-teki. Dia merupakan saksi kunci penting atas dugaan keterlibatan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Rofik menegaskan, semangat pemberantasan korupsi jangan sampai kendor. Di mana KPK lahir dari semangat reformasi, sebagai garda terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi, tanpa ada intervensi dari manapun.

“Kami meminta kepada pimpinan KPK tidak ada tebang pilih lasus dalam pemberantasan korupsi dan segera tangkap Harun Masiku dan madam. Terutama dalam kasus mega korupsi dana Covid-19 yang sangat merugikan Rakyat Indonesia,” jelas Rofik, tanpa menyebut jelas identitas madam.

Menurut Rofik, rakyat sangat berharap pada komitmen pimpinan KPK untuk menangkap Harun Masiku yang sudah menjadi buronan interpol dan masuk DPO Internasional. Oleh karena itu, aksi demo ke KPK harus Kembali dilakukan sementara upaya penegak hukum lainnya, Polri dan Kejaksan Agung, juga tidak memuaskan.

“Korupsi adalah musuh bersama rakyat dan bangsa Indonesia. Jangan sampai para koruptor berkeliaran. Untuk itu kami mendesak KPK lebih gesit dan serius dalam penanganan korupsi, tanpa pandang bulu,” tanda Rofik.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )