Imbas ‘Bahasa Sunda’ Arteria Dahlan, Golkar Salip PDIP

Imbas ‘Bahasa Sunda’ Arteria Dahlan, Golkar Salip PDIP

Jakarta, BreakingNEWS.vip – Hasil survei yang dilakukan Indonesia Network Election Survey (INES) pada 20 Januari-3 Februari 2022, Partai Golkar menyalip Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Koordinator INES, Herry Soetomo menerangkan, pihaknya berhasil mencatat secara kuantitatif kecenderungan 2.058 masyarakat yang dijadikan responden dalam surveinya. Di mana hasilnya menunjukan satu partai tertua Indonesia yang menduduki klasemen teratas.

“Elektabilitas Golkar berada di peringkat teratas dengan nilai 18,2 persen,” ujar Herry dalam keterangan tertulisnya, Selasa (08/02/2022).

Angka tersebut, dipaparkan Herry, lebih tinggi dari suara yang diberikan respondennya terhadap PDIP yang tercatat sebesar 15,2 persen.

“Melorotnya elektabilitas PDI Perjuangan yang tergeser oleh partai Golkar akibat terpaan pernyataannya Arteria Dahlan yang menyinggung penggunaan bahasa Sunda oleh seorang Kajati,” ungkap Herry.

Herry menilai, elektabilitas Golkar yang moncer lantaran kerja-kerja nyata yang ditunjukkan ketua umumnya, Airlangga Hartarto yang duduk sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

“Pengaruh dan kinerja Ketua Umum Golkar yang juga merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di kabinet Jokowi dianggap berhasil dalam memulihkan perekonomian Nasional serta penanganan COVID-19,” demikian Herry.

Di bawah Golkar dan PDIP ada Partai Gerindra dengan 14,8 persen. Selanjutnya, posisi keempat ditempati oleh PKB dengan elektabilitas 7,4 persen, ditempel Partai Demokrat 5,2 persen dan PKS 5,1 persen Partai NasDem menjadi partai ketujuh yang lolos ke Senayan dengan nilai 4,7 persen.

Dengan asumsi ambang batas lolos parlemen 4 persen, parpol diperkirakan tidak lolos ada PAN, PPP, Perindo, PRIMA, Hanura, Garuda, PBB, PSI, Partai Buruh, Gelora, Masyumi, dan Partai Ummat.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )