Kimia Farma dan BPJS Berperan Besar dalam Penanganan Covid

Kimia Farma dan BPJS Berperan Besar dalam Penanganan Covid

JAKARTA, BreakingNEWS.vip – Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Kimia Farma, Lina Sari mengungkapkan bahwa untuk membantu pemerintah di masa pandemi, pihaknya melakukan beberapa inisiatif salah satunya adalah pengembangan bahan baku obat dan produksi obat jadi related Covid-19.

“Kita sangat bergantung pada impor shingga kita produksi obat related Covid-19 seperti favipiravir, remdesivir dan lain-lain. Jika dibandingkan dengan produk impor, produk kami tentu jauh lebih terjangkau. Kemudian kami lakukan layanan vaksin gotong royong melalui sinergi dengan Bio Farma,” ucap Lina, dalam keterangan resminya, Jumat (22/10/2021).

Kemudian untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan obat-obatan, Kimia Farma mengembangkan drive thru dan penjualan secara online melalui aplikasi mobile, test Covid-19 via online dan layanan home care.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan juga memiliki peran yang tak kalah penting di masa pandemi ini. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, BPJS Kesehatan dipercaya untuk melakukan verifikasi klaim di rumah sakit di mana pembiayaan klaim Covid-19 menggunakan anggaran Pemerintah.

“Pada tahun 2020, BPJS Kesehatan telah melakukan verifikasi lebih dari 683 ribu klaim Covid-19 dengan nilai Rp40,3 Triliun. Angka tersebut meningkat di mana per 19 September 2021 menjadi 907 ribu klaim senilai Rp 51,1 triliun. Jadi cukup besar,” jelas Ali Ghufron.

Lebih lanjut Ali Ghufron menuturkan, BPJS Kesehatan juga mengembangkan aplikasi PCARE Vaksinasi sebagai aplikasi untuk mencatat pelayanan vaksinasi. Lalu, pengembangan pelayanan kesehatan berbasis teknologi berupa telekonsultasi antara dokter FKTP dengan peserta telemedisin antara FKTP and FKRTL.

“BPJS Kesehatan juga memberikan pendekatan layanan sperti telekonsultasi, pelayanan obat untuk penyakit kronis dan obat PRB,” terangnya.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )