SimInvest Indonesia Open 2021: Pembuktian Kedua Pemain Tuan Rumah

SimInvest Indonesia Open 2021: Pembuktian Kedua Pemain Tuan Rumah

NUSA DUA, BreakingNEWS.vip — Setelah terpuruk di Turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2021, dengan gagal merebut satu pun gelar, para pemain terbaik Indonesia bersiap untuk kembali tampil di Turnamen SimInvest Indonesia Open 2021. Turnamen ini digelar di tempat sama, Bali International Convention Centre (BICC), The Westin Resort, Nusa Dua, 23-28 November 2021.

Gengsi SimInvest Indonesia Open lebih tinggi dibanding Daihatsu Indonesia Masters, setidaknya dari sisi hadiah. Daihatsu Indonesia Masters masuk kategori Super750 dengan hadiah 600.000 dolar AS. SimInvest Indonesia Open kategori Super1000 dengan prize money 850.000 dolar AS. Walau demikian, dua turnamen di atas termasuk dalam Festival Bulu tangkis Indonesia, bersama dengan HSBC World Tour Finals, 1-5 Desember mendatang, dengan hadiah super jumbo: 1,5 juta dolar AS.

Saat ini, setelah jauh dari bersinar di Indonesia Masters, saatnya pemain tuan rumah bangkit di Indonesia Open 2021.

Indonesia Open 2021 tetap  menghadirkan sebuah turnamen yang berbeda dari sebelumnya. Konsep pertandingan dengan sistem gelembung (bubble area), sekaligus tetap dapat menikmati suasana di Bali menjadi magnet tersendiri bagi para peserta.

“Indonesia Badminton Festival memberikan kesempatan bagi para atlet untuk merespons dan mengevaluasi permainan mereka, karena ada beberapa turnamen dalam waktu berdekatan. Mereka yang di pekan pertama belum berhasil, dapat memperbaiki permainan sekaligus membalas kekalahannya di SimInvest Indonesia Open 2021,” kata Ferita Tanudjaja, Komisaris Utama PT Sinarmas Sekuritas yang menaungi SimInvest, beberapa waktu lalu.

Bagi tim tuan rumah, turnamen bulutangkis terbesar di Tanah Air ini bakal menjadi ajang kebangkitan dan pembuktian pemain-pemain Indonesia. Setelah kurang bersinar di turnamen pekan pertama, pebulutangkis tuan rumah siap ngotot dan tampil habis-habisan. Penggawa Pelatnas Cipayung siap kembali unjuk gigi pada ajang minggu kedua. Anthony Sinisuka Ginting dkk, tidak mau gagal lagi pada kesempatan kedua.

Pada turnamen pertama, Indonesia Masters, Ginting secara tidak terduga tersingkir lebih cepat. Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo ini tersisih di babak pertama. Hal serupa dialami pemain-pemain andalan Indonesia lain seperti pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dan tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.

“Setelah tidak bisa tampil optimal dan kalah lebih cepat di turnamen Indonesia Masters, saya tidak mau menyerah. Saya akan bersiap lebih baik lagi untuk menghadapi turnamen SimInvest Indonesia Open yang levelnya lebih bergengsi. Saya tidak mau gagal lagi di kesempatan kedua,” kata Anthony Sinisuka Ginting.

Hal serupa disampaikan Rian bersama Fajar, mereka siap beraksi lebih hebat lagi di turnamen Indonesia Open. Fajar sudah melupakan kekalahan dan siap menatap pertandingan selanjutnya.

“Saya sudah melupakan kekalahan kemarin. Saya pun sudah kembali berlatih keras dan melakukan evaluasi bersama pelatih apa-apa yang harus dibenahi. Saya dan Fajar segera berkonsentrasi menghadapi turnamen SimInvest Indonesia Open. Setelah kalah kemarin, kami punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Kami bertekad untuk bisa tampil maksimal,” kata Fajar.

Berlatih

Setelah tersisih di Indonesia Masters, Ginting akan memanfaatkan waktu dengan berlatih lebih intensif lagi. Hal serupa juga akan dilakukan pemain-pemain tuan rumah yang sudah kalah lebih awal.

Indonesia Open adalah ajang prestisius yang masuk dalam BWF World Tour Super 1000. Turnamen ini menyediakan hadiah total US$ 850.000 atau lebih dari Rp 12 miliar. “Terima kasih kepada perusahaan investasi, SimInvest yang telah menjadi sponsor utama kejuaraan dan sekaligus ikut mendukung prestasi bulutangkis Indonesia. Turnamen ini masuk dalam level super 1000, artinya SimInvest Indonesia Open ini adalah turnamen terbesar dan hanya diikuti pemain 32 top dunia. Ini menunjukkan bagaimana kualitas turnamen dan betapa sengitnya persaingan pada turnamen ini,” tutur Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna.

“Hadirnya pemain-pemain top dunia ini menunjukkan bahwa turnamen ini adalah ajang paling prestisius dan terbesar yang diselenggarakan di Indonesia di tengah masa pandemi. Saya berharap pemain-pemain Indonesia bisa menampilkan performa terbaiknya,” tambah Agung.

Pemain top dunia kembali hadir dan meramaikan persaingan. Ada Viktor Axelsen (Denmark), Kento Momota (Jepang), Chou Tien Chen (Taiwan), Lee Zii Jia (Malaysia), Akane Yamaguchi (Jepang), Sindhu Pusarla (India), Ratchanok Intanon (Thailand), dan Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang). Pasangan ganda putra peraih emas Olimpiade Tokyo, Lee Yang/Wang Chi Lin asal Taiwan juga hadir.

Tuan rumah Indonesia akan menerjunkan seluruh kekuatan terbaiknya. Ada Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie pada tunggal putra, Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Rian Ardianto pada ganda putra.

Pada ganda putri ada pasangan peraih emas Olimpiade Tokyo, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Di tunggal putri ada Gregoria Mariska. Di ganda campuran terdapat Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )